FESTIVAL PANTUN SERUMPUN
Senin, 12/05/2008
Dalam rangka melestarikan, mengembangkan dan memasyarakatkan tradisi berpantun, Yayasan Panggung Melayu bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang Propinsi Kepulauan Riau, menyelenggarakan Festival Pantun Serumpun. Festival ini dihadiri oleh pemantun dari berbagai daerah di Indonesia dan dari Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia.
Salah satu dari rangkaian acaranya adalah Belajar Berpantun dengan Cepat dan Cerdas Cermat Pantun.
Kegiatan tersebut berkaitan dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Standar Kompetensi, yaitu “Mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalaman melalui pantun dan dongeng” dengan Kompetensi Dasar yang harus dicapai siswa “ Menulis pantun yang sesuai dengan syarat-syarat pantun.”
Sabtu, 26 April 2008, beberapa siswa kelas VII mengikuti belajar berpantun pada ahlinya yaitu Turisno Suseno, pemantun dari Tanjung Pinang, Sumatera. Siswa kelas VII tersebut adalah Abubakar Tessar, Ahmad Sultoni Baihaqi, Ayip Farouq, Aldy Syahriddan, Nu’man Nugraha, M. Ridho Faisal, dan M. Misykat. Selain itu, mereka pun melihat cerdas cermat pantun dari sanggar pantun Tanjung Pinang, asuhannya Turisno Suseno.
Mereka cukup menikmati rangkian acara tersebut, terbukti sepanjang perjalanan mereka berbalas pantun dengan temannya.
Sebagai follow up dari festival ini, ketua penyelenggara, Asrizal Nur, akan mengadakan cerdas cermat pantun se-Indonesia yang finalnya akan diadakan di kota pantun, Tanjung Pinang. Kabarnya, SMP Internat Al Kausar sudah termasuk ke dalam daftar peserta cerdas cermat pantun. (Susz)
