Kampus :
Jl. Habib Desa Babakan Jaya, Parung Kuda, Sukabumi, Jawa Barat Telp.: 0266.734576 - Fax.: 0266.731864
Kantor Yayasan :
Plaza Biru, Jl. Warung Buncit Raya No.18B - Jakarta Selatan Telp.: 021.7948614 - Fax.: 021.7948617

Profil SMA Insan Cendekia Al Kausar

Sejarah

Sekolah Berasrama (Internat)

Matahari terbit hampir bersamaan dengan para santri berhambur keluar dari mesjid usai menunaikan sholat subuh dan kegiatan rutin lainnya. Seolah matahari ingin mengantar mereka melakukan aktivitas belajar. Hawa dingin mulai berganti hangat dan kabut tipis yang sesekali menyelimuti kaki pegunungan itu mulai pudar ditembus sinarnya. Gunung nan hijau tinggi menjulang dan hamparan sawah ladang yang menawan mata semakin nampak jelas menyatu dengan lingkungan sekitar. Burung-burung pun bebas beterbangan dan berkicau disela gemuruh kecil air sungai. Udaranya segar memanjakan hidung. Indah sekali pemandangan setiap pagi disini.

Berawal dari kesadaran, idealisme dan semangat untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan Islam yang mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dibidang ilmu pengetahuan dan berakhlak mulia, maka di kaki Gunung Salak ini sejak tahun 1997 telah dibangun sebuah kompleks yang cukup megah dan asri, Kampus Internat Al Kausar. Internat Al Kausar adalah sebuah lembaga pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Al Kausar yang didirikan oleh Bapak Muchsin Mohdar. Pada tahap awal ditetapkan untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan tingkat menengah pertama atau SLTP yang kemudian disebut SLTP Internat Al Kausar.Mulai Tahun 2000 Al Kausar membuka program SMU.

Untuk itu Internat Al Kausar telah memiliki konsep pendidikan. Konsep tersebut adalah konsep pendidikan sekolah berasrama (internat) seperti pesantren dan memadukannya dengan kurikulum Depdiknas yang diintegrasikan dengan pelajaran-pelajaran ke-Islaman. Konsep ini dinilai sangat tepat dan kondusif agar terciptanya sekolah unggulan. Tidak seperti sekolah biasa, SLTP Internat Al Kausar menerapkan sistem moving class, siswa berpindah dari satu kelas ke kelas yang lainnya sesuai bidang studi yang dipelajari. Tiap-tiap ruang kelas maupun laboratorium yang digunakan, dilengkapi dengan sarana yang lengkap. "Tujuannya agar siswa tak mengalami kejenuhan dan memudahkan siswa dalam belajar menggunakan sarana penunjang mata pelajaran" demikian kata Kepala SMU, Drs. Khaerudin.